PEKANBARU – Aktivitas pelayanan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru kembali berjalan normal pada hari pertama masuk kerja usai libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026).
Tingkat kehadiran pegawai yang tinggi menjadi sinyal kuat kesiapan institusi dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Berdasarkan data absensi internal, dari total 122 pegawai, mayoritas telah kembali menjalankan tugas seperti biasa.
Hanya sebagian kecil yang masih cuti atau berhalangan hadir, tanpa adanya pegawai yang mangkir tanpa keterangan.
Rinciannya, sebanyak 22 pegawai tercatat masih menjalani cuti, 2 pegawai izin, dan 1 pegawai tidak masuk karena sakit.
Sementara itu, tidak ada pegawai yang dinas luar pada hari pertama kerja tersebut.
Kepala Kejari Pekanbaru, Silpia Rosalina melalui Kepala Seksi Intelijen, Mey Ziko, menyampaikan bahwa tingginya tingkat kehadiran ini mencerminkan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga kualitas pelayanan publik.
“Alhamdulillah, kehadiran pegawai pada hari pertama kerja ini sangat baik. Seluruh pelayanan publik di Kejari Pekanbaru sudah kembali berjalan normal,” ujar Mey Ziko.
Ia menegaskan, seluruh lini pelayanan, baik di bidang hukum maupun administrasi, telah beroperasi penuh tanpa kendala berarti.
Hal ini memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan secara cepat, profesional, dan transparan.
Lebih lanjut, Mey Ziko juga mengajak masyarakat untuk kembali memanfaatkan berbagai layanan hukum yang tersedia di Kejari Pekanbaru.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik. Masyarakat tidak perlu ragu untuk datang dan memanfaatkan layanan yang ada, karena kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Dengan kesiapan penuh sejak hari pertama kerja, Kejari Pekanbaru optimistis pelayanan kepada masyarakat akan terus berjalan maksimal pasca libur Lebaran, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tersebut.






