PEKANBARU – Sekitar pukul 23.15 Wib, Sabtu, (29/1/2025) warga di Gang Cempaka, Jalan Diponegoro, Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dihebohkan dengan kobaran api yang membumbung tinggi. Ternyata tiga petak rumah yang terbuat dari kayu sudah terbakar.
Api diduga berasal dari salah satu rumah petak yang dihuni wanita tiong hoa lanjut usia (lansia), Sute. Ia tinggal di posisi tengah dan kondisi sakit.
Saat kebakaran, dengan menggunakan tongkat ia berlari tertatih untuk menghindari kebakaran. Beruntung nyawanya selamat dalam peristiwa ini.
Sebanyak tiga unit rumah petak di Gang Cempaka, Jalan Diponegoro, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Sabtu (29/11/2025) malam.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SIK MH, melalui Kapolsek Tebingtinggi Iptu Daniel Bakara, membenarkan peristiwa kebakaran rumah tersebut. Ketiga rumah petak tersebut merupakan milik satu orang bernama Sukui, yang diketahui saat ini tinggal di Kota Batam.
“Dari tiga rumah itu, hanya satu rumah yang dihuni oleh warga bernama Sute yakni rumah di bagian tengah. Sementara, dua rumah di kiri dan kanannya kosong,” kata Iptu Daniel Bakara, Minggu (30/11/2025).
Diakui kapolsek, bahwa menurut keterangan tetangga yang berada persis di depan lokasi kebakaran, Samdi (46) dan Marlia (59), kobaran api pertama kali terlihat dari rumah tengah yang dihuni Sute. Mereka tak mengetahui pasti penyebabnya, namun dugaan kuat mengarah pada api dari lilin. Para tetangga menyebut, Sute kerap menyalakan lilin sebagai penerangan sebelum tidur.
“Rumah berbahan papan itu mudah sekali terbakar, membuat api cepat merambat ke sisi kanan dan kiri hingga melahap ketiga bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu,” sebutnya.
Dalam upaya pemadaman, lanjut Bakara, pihak kepolisian, Damkar, dan masyarakat setempat saling bekerjasama dan bahu membahu. Termasuk membantu mengevakuasi barang-barang yang masih mungkin diselamatkan.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.45 Wib. Namun pendinginam masih terus dilakukan hingga pukul 03.30 Wib. Maklum saja, daerah tersebut padat pemukiman.
“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memasang garis polisi dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, total kerugian masih dalam proses penafsiran,” aku Iptu Bakara.






